26.5 C
Mataram
HomeBerandaPasar Tematik Lebih Mudah Dapat Dukungan Anggaran

Pasar Tematik Lebih Mudah Dapat Dukungan Anggaran

KETUA Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan Aprianto, ST., mengatakan, rencana menjadikan Pasar Cakranegara sebagai pasar tematik dengan konsep pusat garmen, ide tersebut sejalan dengan arahan dari Kementerian Perdagangan. Menurutnya, pemerintah pusat mendorong pasar-pasar daerah memiliki tema tertentu agar lebih mudah mendapatkan dukungan anggaran.

“Waktu kami bertemu Kementerian Perdagangan bersama Dinas Perdagangan, ada arahan agar pasar dibuat tematik supaya memudahkan bantuan anggaran dari pusat,” katanya kepada Suara NTB melalui sambungan telepon, Kamis (12/3/2026).

Namun, ia menegaskan bahwa konsep pasar tematik tidak berarti seluruh pedagang harus beralih ke satu jenis komoditas. Pedagang sembako yang selama ini berjualan di Pasar Cakranegara tetap akan diakomodasi. “Kalau temanya garmen itu bagus juga. Tapi bukan berarti 100 persen pedagangnya garmen. Pedagang sembako tetap ada, hanya saja mungkin mayoritas nanti garmen,” jelasnya.

Pada bagian lain, Komisi II tetap mengapresiasi upaya pemerintah yang telah menganggarkan perbaikan pasar selama dua tahun berturut-turut. Namun, ia menilai alokasi anggaran tersebut masih jauh dari harapan untuk memenuhi kebutuhan perbaikan secara menyeluruh.

Sementara itu, rencana perbaikan pasar yang dijadwalkan mulai akhir April atau paling lambat awal Mei 2026 akan diatur secara teknis oleh Dinas Perdagangan agar tidak mengganggu aktivitas perdagangan. Irawan menyarankan pengerjaan dilakukan secara bertahap.

“Perlu diatur teknisnya supaya aktivitas jual beli tidak terlalu terganggu. Pengerjaan bisa dilakukan bertahap sehingga pedagang tidak harus dipindahkan semuanya sekaligus,” katanya.

Politisi PKS ini juga mendorong revitalisasi pasar tradisional secara menyeluruh, tidak hanya sebatas perbaikan atap. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik pasar sekaligus mendukung wajah Kota Mataram sebagai ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat yang tengah mengembangkan sektor pariwisata.

Irawan mengungkapkan pihaknya bahkan telah mengunjungi Kementerian Perdagangan dengan membawa sejumlah proposal revitalisasi pasar, termasuk Pasar Cakranegara dan Pasar Ampenan.

“Kami sudah datang langsung ke Kementerian Perdagangan bersama Dinas Perdagangan dengan membawa proposal. Harapannya pasar-pasar di Kota Mataram bisa mendapat perhatian untuk direvitalisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, citra pasar tradisional yang selama ini identik dengan kondisi kumuh perlu diubah melalui penataan yang lebih baik.

“Sebagai ibu kota provinsi yang juga mengedepankan pariwisata, tidak cocok kalau pasar kita terlihat kumuh. Pemerintah kota perlu memprioritaskan pembenahan pasar karena itu juga menjadi penggerak perekonomian daerah,” pungkasnya. (fit)

Artikel Yang Relevan

IKLAN




Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut