26.5 C
Mataram
BerandaBerandaPenumpang Pelni di Bima Capai 67.776

Penumpang Pelni di Bima Capai 67.776

Kota Bima (Suara NTB) – PT. Pelni Cabang Bima mencatat capaian positif sepanjang tahun 2025 dengan berhasil melampaui target jumlah penumpang. Keberhasilan ini tidak lepas dari tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor transportasi laut tersebut.

Kepala Pelni Cabang Bima, Budiarto menyampaikan, target penumpang di tahun 2025,diproyeksikan sebanyak 62.053 orang. Tingginya kepercayaan masyarakat menggunakan Pelni sebagai moda transportasi, justru berdampak positif terhadap jumlah penumpang mencapai 67.776 orang. “Angka ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan sekaligus menjadi indikator bahwa masyarakat masih menjadikan kapal Pelni sebagai moda transportasi utama untuk mobilitas antarpulau,” terangnya.

Budiarto menilai capaian tersebut sebagai prestasi yang patut disyukuri. Tingginya jumlah penumpang mencerminkan kepercayaan publik yang terus terjaga terhadap layanan Pelni.

“Ini mencerminkan bahwa masyarakat sangat percaya kepada Pelni. Kami ucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan masyarakat Bima Dompu dan lainnya,” katanya, Senin (12/1/2026).

Dengan kepercayaan yang terus tumbuh dari masyarakat, Pelni Cabang Bima berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Pihaknya akan terus bekerja maksimal demi memenuhi kebutuhan transportasi laut masyarakat di wilayah Bima, Dompu, dan sekitarnya.

“Kami akan berusaha memberikan layanan terbaik untuk masyarakat pengguna jasa PT Pelni,” katanya.

Capaian Pelni Cabang Bima sejalan dengan kinerja Pelni secara nasional. Di tahun 2025, jumlah penumpang kapal penumpang Pelni secara nasional mencapai 4.472.918 orang. Jumlah ini setara dengan 109,10 persen dari target 4,1 juta penumpang.

Selain itu, layanan kapal perintis Pelni juga mencatat kinerja positif dengan melayani 681.162 penumpang atau setara 104,41 persen dari target anggaran sebanyak 652.417 penumpang.

Secara keseluruhan, jumlah penumpang Pelni pada tahun 2025 mencapai lebih dari 5,1 juta orang. Angka tersebut menegaskan bahwa layanan Pelni masih menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas antarpulau, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah yang bergantung pada transportasi laut. (hir)

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut