Praya (ekbisntb.com) – Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) mencatatkan peningkataan jumlah penumpang pesawat udara yang cukup signifikan selama triwulan pertama tahun 2026 ini. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 lalu, pergerakan penumpang pesawat udara mengalami peningkatan hingga 24,8 persen.
Momen libur Lebaran menjadi salah satu faktor pendorong meningkatkan angka pergerakan penumpang pesawat udara dalam tiga bulan awal tahun 2026.
“Peningkatan frekuensi penerbangan, penambahan rute serta tumbuhnya aktivitas pariwisata dan perekonomian di wilayah NTB juga turun jadi faktor pendorong,” ungkap General Manager (GM) PT Angkasa Pura (AP) Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok Aidhil Philip Julian, dalam keterangnya, Rabu (8/4).
Ia mengatakan, pertumbuhan signifikan tidak hanya terjadi pada indikator pergerakan penumpang saja. Namun, hampir di semua indikator trafik yang ada. Artinya, secara tidak langsung peningkatan jumlah penumpang pesawat udara yang mencapai 628.889 orang berbanding 504.061 ditahun 2025 lalu, turut mendorong peningkatan pada aspek lain.
Misalnya, indikator pergerakan pesawat yang tumbuh sebesar 43,2 persen atau 7.560 pergerakan di triwulan I 2026. Berbanding 5.280 pergerakan pada periode yang sama tahun sebelumnya. “Begitu juga dari sisi kargo, BIZAM juga mencatat peningkatan yang cukup tinggi. Dari 2.515,2 ton pada tahun 2025 3.487,7 ton pada tahun ini. Atau meningkat sebesar 38,7 persen,” jelasnya.
Dari 11 rute penerbangan yang ada di BIZAM, ada lima rute yang mendominasi. Mulai dari rute Jakarta, Surabaya, Bali, Kuala Lumpur, dan Yogyakarta. Sementara rute yang lain seperti, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Labuan Bajo, Sumbawa, Bima, hingga rute Singapura secara umum juga menunjukkan tren menggembirakan.
Ia menjelaskan, peningkatan tersebut merupakan indikator positif atas meningkatnya aktivitas penerbangan dan mobilitas masyarakat di daerah ini. Sekaligus menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi udara serta semakin membaiknya konektivitas penerbangan dari dan menuju Lombok.
Berkaca dari kondisi tersebut, pihaknya menegaskan terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan penerbangan. Sekaligus memastikan operasional bandara berjalan dengan aman, selamat dan nyaman.
“Sebagai pengelola bandara, kita akan akan terus berupaya meningkatkan layanan dan fasilitas. guna mendukung pertumbuhan trafik serta memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pengguna jasa bandara,” tegasnya.
Lebih lanjut Aidhil menambahkan, membaiknya pergerakan penumpang pesawat udara di BIZAM secara tidak langsung juga kian menambah kepercayaan maskapai penerbangan yang ada. Terbukti, dalam waktu dekat ini tepatnya pada 17 April 2026 mendatang maskapai TransNusa akan menambah layanan penerbangan khusus untuk rute Jakarta, menjadi dua kali setiap hari.
Tambahan layanan penerbangan tersebutb diharapkan semakin memperkuat konektivitas dan memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi masyarakat. (kir)






