Mataram (ekbisntb.com) – Dalam semangat berbagi dan memperkuat nilai kepedulian di bulan suci Ramadan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kembali menghadirkan program bertajuk “Cahaya Berkah Ramadhan 1447 H.” Program ini menjadi wujud komitmen PLN dalam menebar manfaat bagi masyarakat melalui berbagai aksi sosial dan kemanusiaan.
Melalui program ini, PT PLN (Persero) UIP Nusra mewakafkan sebanyak 40 Al-Qur’an yang didistribusikan ke sejumlah masjid di wilayah kerja PLN UIP Nusra, khususnya di Kota Mataram.
Penyerahan wakaf Al-Qur’an tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas ibadah masyarakat selama bulan Ramadan, sekaligus menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir bagi para penerima.
Tak hanya itu, program “Cahaya Berkah Ramadan 1447 H” juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial lainnya yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional PLN.
Dalam rangkaian program tersebut, PT PLN (Persero) UIP Nusra menyalurkan 500 bingkisan Ramadan kepada anak yatim dan kaum duafa di sekitar wilayah kerja perusahaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain itu, PLN juga menyerahkan bantuan kepada marbot masjid dan guru ngaji dengan total 110 penerima manfaat, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan serta pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, PT PLN (Persero) UIP Nusra turut memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasional perusahaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong semangat serta memperkuat ketahanan usaha masyarakat, khususnya pada momentum Ramadan.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan yang berorientasi pada nilai kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat empati dan solidaritas. Melalui program Cahaya Berkah Ramadan 1447 H, kami ingin memastikan kehadiran PLN dapat dirasakan tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui sentuhan sosial yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan PLN di tengah masyarakat harus berjalan selaras dengan nilai-nilai spiritual dan sosial yang tumbuh di lingkungan sekitar.
“Semoga wakaf Al-Qur’an dan berbagai bantuan yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta semakin mempererat hubungan harmonis antara PLN dan masyarakat,” tambahnya.(bul)






