Jakarta (Suara NTB)– Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan lingkungan dengan meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2025.
Dalam ajang tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus berhasil meraih predikat PROPER Emas melalui Integrated Terminal Surabaya serta predikat PROPER Hijau yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dari sepuluh predikat PROPER Hijau menjadi dua belas predikat PROPER Hijau. Penghargaan PROPER Emas diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dan diterima oleh Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Budi Prasojo, di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
Adapun dua belas unit yang meraih PROPER Hijau yaitu Aviation Fuel Terminal Lombok (BIL), Aviation Fuel Terminal Juanda, Aviation Fuel Terminal El Tari, Bitumen Plant Gresik, Fuel Terminal Madiun, Fuel Terminal Malang, Fuel Terminal Maumere, Fuel Terminal Tuban, Integrated Terminal Ampenan, Integrated Terminal Bima, Integrated Terminal Tanjung Wangi, dan Integrated Terminal Tenau.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PROPER merupakan instrumen untuk mendorong ketaatan dan kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
“Penghargaan Anugerah Lingkungan PROPER merupakan bagian dari upaya mendorong peran perusahaan dalam menjaga dan perlindungan lingkungan hidup. Kementerian Lingkungan Hidup mengajak sekitar 74.000 unit dunia usaha untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan lingkungan hidup dengan mengikuti aturan lingkungan hidup,” ujar Hanif.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan di Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Rasio Ridho Sani, menyatkan bahwa PROPER merupakan program penilaian kinerja yang bertujuan meningkatkan kepatuhan perusahaan untuk menjadi lebih dari sekedar patuh.
“Dapat kami laporkan bahwa jumlah peserta PROPER tahun 2025 meningkat sebesar 22% dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu dari 4.495 perusahaan menjadi 5.476 perusahaan. Dari hasil evaluasi kinerja, sebanyak 2.437 perusahaan dinyatakan taat, 2.886 perusahaan tidak taat, dan 153 perusahaan tidak beroperasi. Acara ini juga dihadiri oleh 9 pimpinan perusahaan penerima Green Leadership, 39 pimpinan perusahaan peraih PROPER Emas dan 243 pimpinan perusahaan peraih PROPER Hijau” ungkap Rasio
Pada kesempatan terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam operasional bisnis.
“Pencapaian penghargaan PROPER Emas dan Hijau ini menjadi bukti komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dalam menjalankan operasional yang selaras dengan prinsip Environment, Social & Governance (ESG), serta memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat. Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan,” tutup Ahad.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan serta memperkuat implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(bul)






