Dompu (ekbisntb.com) – Tim dari Dirjen Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan RI mulai melakukan survei calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Dompu. Sejumlah 12 lokasi yang diajukan dan disurvei dalam 10 hari kedepan untuk pembangunan 2026.
Tim yang diketuai Cahyo Priyono ini diterima Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE., di ruang kerjanya pada, Selasa (7/4). Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Amiruddin, S.Hut., ikut mendampingi Bupati saat menerima tim.
Amiruddin menyampaikan, tim dari Dirjen Tangkap PKP akan mensurvei calon lokasi KNMP yang diajukan Pemda Dompu untuk rencana pembangunan tahun 2026. Dalam usulan yang lolos tahap verifikasi lapangan ada 12 lokasi. Terdiri dari 8 lokasi perikanan tangkap dan 4 lokasi perikanan budidaya. “Semua ini akan disurvei sekaligus oleh tim ini selama 10 hari kedepan,” kata Amiruddin.
Adapun lokasi usulan program Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Dompu yaitu, Desa Hu’u di Kecamatan Huu, Desa Jambu di Kecamatan Pajo, Desa Soro dan Desa Tolokalo di Kecamatan Kempo, Desa Pekat, dan Desa Nangamiro di Kecamatan Pekat. Desa Kramat dan Desa Malaju Kecamatan Kilo. Di Kecamatan Woja ada Desa Bara dan Desa Mumbu. Di Kecamatan Dompu ada Desa Mbwi dan Kecamatan Manggelewa ada Desa Kawangko.
Amiruddin menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong kemajuan sektor perikanan dan kelautan di daerahnya. Program KNMP dinilai mampu mengangkat taraf hidup masyarakat pesisir. Sementara, masyarakat nelayan sejauh ini membutuhkan dukungan langsung pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Terlebih kemajuan teknologi perikanan tangkap, membuat nelayan lokal sulit bersaing dan membutuhkan dukungan pemerintah. “Nelayan kita masih merasa tertinggal dan harus bersaing ketat dengan kapal-kapal besar dari luar daerah yang memanfaatkan potensi laut Dompu,” ungkapnya.
Kabupaten Dompu lanjut dia, memiliki potensi kelautan karena semua wilayahnya berbatasan dengan laut. Kapal perikanan tangkap dari Sulawesi banyak menggarap potensi laut di sekitar perairan Dompu. “Komoditas seperti tuna dan Tuna Bali sangat melimpah di sini. Kami memiliki sumber daya hanya perlu dikelola dengan baik,” jelas Bupati yang dikutip Amiruddin.
Ketika program KNMP ini lolos, Pemda Dompu komit untuk mengawal hingga sukses mulai dari pendampingan awal hingga bisa menghasilkan bagi masyarakat nelayan. (ula)






