Taliwang (ekbisntb.com) – Pendaftaran program beasiswa alat berat kolaborasi pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dan lembaga pendidikan vokasi UT School resmi ditutup pada 31 Maret lalu. Hasilnya, terjaring sebanyak 659 orang dinyatakan lolos tahap administrasi.
Berdasarkan data Disnakertrans KSB total ada 868 calon yang memasukkan lamaran secara online. Setelah diseleksi kelengkapan berkasnya, hanya 659 orang memenuhi syarat, khususnya angkatan kerja KSB yang merupakan salah satu syarat utamanya. “Yang melamar dari luar KSB otomatis digugurkan di seleksi administrasi,” kata kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi, Minggu (5/4).
Bagi peserta yang dinyatakan lolos administrasi berikutnya akan melalui tahap seleksi lanjutan. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, proses seleksi akan dimulai pada tanggal 9 April pekan ini. Untuk tahap pertama peserta akan menjalani Tes Kemampuan Akademik (TPA) dan wawancara yang akan digelar selama 3 hari di gedung Graha Praja Kantor Sekretariat Daerah (Setda) KSB.
Slamet menjelaskan, hasil seleksi TPA dan wawancara akan diumumkan pada tanggal 14 April. Berikutnya bagi peserta yang lolos akan melanjutkan tahapan seleksi dengan menjalani prosedur medical check up (MCU) atau tes kesehatan. Hasil pemeriksaan kesehatan sebagai tahapan terakhir seleksi dan akan diumumkan pada 23 April.
“Metode seleksinya sistem gugur. Jadi yang tidak lolos TPA dan wawancara otomatis tidak bisa ikut MCU,” urainya.
Pasca pengumuman hasil akhir, bagi peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 16 orang akan disiapkan untuk pemberangkatan menuju Kampus UT School di Jakarta. “Tanggal 24 April mereka yang diberangkatkan ke Jalarta,” papar Slamet.
Sebelum memasuki program pembelajaran, para peserta akan menjalani pre bimbingan mental dan fisik (Bintalsik). Kampus UT Shool selaku penyelenggara pendidikan menjadwalkan kegiatan ini hingga tanggal 30 April. Selanjutnya, kegiatan utama Bintalsik digelar selama 10 hari di kampus Jakarta.
Slamet menguraikan, masa pendidikan program beasiswa alat berat batch (gelombang) 1 ini akan berlangsung selama 1 tahun. Dimulai dengan kegiatan pemberian materi dalam kelas selama 4 bulan, berikutnya peserta akan menjalani masa pelatihan praktik kerja langsung di lapangan (on job training) selama 7 bulan.
Setelah menjalani OJT peserta diwajibkan melakukan presentasi dan menjalani uji sertifikasi. Peserta dinyatakan lulus atas keahlian yang dipelajarinya selama 1 tahun. “Mereka akan diwisuda pada bulan April 2027. Dan mereka yang lulus ini sudah disiapkan untuk bekerja di berbagai project UT di seluruh Indonesia,” tukas Slamet.(bug)






