Taliwang (EKBIS NTB) – Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 mulai digelar September 2026. Badan Musyawarah (Bamus) dijadwalkan menggelar rapat untuk menyusun tahapan dan jadwal pembahasan.
Ketua DPRD KSB, Kaharuddin Umar, mengatakan rapat Bamus untuk menyusun jadwal pembahasan RAPBD 2027 akan dilaksanakan Senin (7/9). Penjadwalan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan pembahasan anggaran tahun 2027 berjalan sesuai ketentuan.
“Hari Senin 7 September Bamus akan rapat menyusun jadwalnya,” terang Kaharuddin, Senin (31/8).
Sesuai mekanisme penganggaran daerah, pembahasan RAPBD diawali dengan pembahasan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Dokumen rancangan KUA-PPAS RAPBD 2027 sendiri telah diajukan Pemda KSB kepada DPRD pada Juli lalu.
Kaharuddin mengatakan pembahasan akan langsung diarahkan pada rancangan KUA-PPAS. Ia memperkirakan tahapan tersebut dapat dituntaskan dalam waktu dua hingga tiga hari. Namun, kepastian durasi pembahasan akan ditetapkan melalui rapat Bamus.
“Waktu finalnya nanti diputuskan Bamus. Tapi biasanya membahas KUA-PPAS itu paling lama tiga hari,” katanya.
Setelah KUA-PPAS diselesaikan, pembahasan RAPBD 2027 akan dilanjutkan secara maraton. Kaharuddin optimistis seluruh rangkaian pembahasan hingga penetapan APBD dapat dirampungkan lebih awal apabila tidak terdapat kendala, baik di internal DPRD maupun dari pemerintah daerah.”Insyaallah,kita bisa selesaikan dalam satu bulan untuk pembahasan APBD 2027,” ujarnya.
Menurut Kaharuddin, secara ketentuan pembahasan APBD masih memiliki waktu hingga November. Ia menyebut batas waktu penetapan APBD tahun anggaran berikutnya berada pada sekitar 10 November. Meski demikian, Pemerintah KSB selama ini memiliki tradisi menyelesaikan pembahasan APBD lebih awal.
“Kalau tidak salah setiap tahun kita diberi batas 10 November untuk menetapkan APBD tahun berikutnya. Tapi kita kan sudah punya tradisi selalu lebih awal menyelesaikan APBD,” pungkasnya.
Berdasarkan rancangan KUA-PPAS APBD 2027 yang diajukan Pemda KSB pada Juli lalu, total APBD 2027 diproyeksikan mencapai sekitar Rp1,962 triliun.
Dalam rancangan tersebut, target pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,512 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp1,897 triliun. Adapun angka pembiayaan netto dalam dokumen tersebut tercatat sebesar Rp398,5 miliar. (bug)






