26.5 C
Mataram
BerandaTopikInvestor

Tag: Investor

Pemkot Bima Sambut Baik Investor Bangun Mal

Kota Bima (suarantb.com) – Pemerintah Kota Bima mengaku telah lama memimpikan hadirnya pusat perbelanjaan modern atau mal di wilayah Kota Bima. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai dapat menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus etalase produk luar yang lebih berkualitas, serta mendorong pergerakan ekonomi daerah. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik)...

Khawatirkan Privatisasi, Pengelolaan Gili Petrando Diharapkan Tak Diberikan ke Investor

Lombok (ekbisntb.com) - Rencana pemerintah untuk melakukan sertifikasi terhadap pulau-pulau kecil disambut baik oleh pelaku wisata di Lombok Timur (Lotim), khususnya di kawasan tiga gili: Gili Petagan, Gili Bidara, dan Gili Kondo, yang dikenal dengan sebutan Gili Petrando, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia. Salah satu pelaku wisata Desa Padak Guar...

Pulihkan Citra Ekas, Lombok Timur Pastikan Jadi Tempat Aman bagi Investor

Lombok (ekbisntb.com) -Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) secara agresif melakukan berbagai terobosan untuk meyakinkan para calon investor dan memulihkan citra destinasi wisata, khususnya di kawasan Ekas.Staf Khusus Bupati Lotim Bidang Pariwisata, Ahmad Rozi, Minggu 21 September 2025 menyampaikan pihaknya terus aktif meyakinkan investor yang telah menunjukkan minatnya untuk...

Gubernur NTB Gelar Karpet Merah untuk Investor

Lombok (ekbisntb.com) –Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengaku sangat terbuka untuk investor, baik investor lokal maupun asing.Menurutnya, saat ini keinginan investor untuk berinvestasi di NTB semakin meningkat. Dia mengaku, pihaknya hampir setiap hari menerima telepon dari investor.“Hampir setiap hari saya menerima...

Rupiah Melemah Karena Antisipasi Investor Jelang Rilis Data Ekonomi AS

Jakarta (ekbisntb.com) - Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memproyeksikan nilai tukar (kurs) rupiah dapat melemah pada kisaran Rp16.400-Rp16.500 per dolar Amerika Serikat (AS) karena investor mengantisipasi rilis data ekonomi AS. “Sebagian besar mata uang Asia cenderung melemah terhadap dolar AS karena antisipasi investor terhadap rilis data pasar tenaga kerja...