Aman di Atas, Panik di Bawah, Elpiji Bersubsidi Masih Bergejolak di Lotim
Inaq Ang melangkah gontai meninggalkan warung kelontong di kawasan Selong, Senin pagi, 30 Maret 2026. Di tangannya, satu tabung gas elpiji 3 kilogram berwarna hijau terasa berat, bukan hanya karena isinya, tapi juga karena ongkos yang harus ia keluarkan: Rp25 ribu. Padahal, seharusnya gas bersubsidi itu hanya dijual dengan...




