Mataram (Ekbis NTB) — Dalam rangka memperingati HUT ke-56, Astra Motor kembali memperkuat komitmen kontribusi sosialnya melalui langkah nyata pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Desa Bengkaung yang terletak di Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, secara resmi diresmikan sebagai Desa Sejahtera Astra (DSA) binaan Astra Motor pertama di Indonesia pada Jumat, 25 September 2026.
Peresmian yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Chief Executive Astra Motor Robien Tony, Kepala Wilayah Astra Motor NTB Suryanto Wirawan beserta jajaran manajemen, Kepala Desa Bengkaung H. Faizul Bayani, M.Pd., para perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Potensi Besar Desa Bengkaung Menuju Desa Mandiri
Kepala Desa Bengkaung, H. Faizul Bayani, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan haru atas terpilihnya Desa Bengkaung sebagai lokasi program Astra. Mengingat pada tahun 2019 desa ini sempat berstatus sebagai Desa Tertinggal, kini statusnya telah meningkat menjadi Desa Maju. Kehadiran Astra Motor diibaratkan sebagai “bulan jatuh ke pangkuan” yang diyakini mampu menjadi katalisator bagi Desa Bengkaung untuk menggapai status tertinggi berikutnya, yakni Desa Mandiri.
Secara geografis dan demografis, Desa Bengkaung memiliki potensi yang sangat besar. Terdiri dari 7 dusun dengan luas wilayah lebih dari 522 hektare, desa ini dihuni oleh lebih dari 4.103 jiwa atau sekitar 1.484 hingga 1.700 kepala keluarga.

Implementasi 4 Pilar CSR Astra di Bengkaung
Chief Executive Astra Motor, Robien Tony, menegaskan bahwa bagi perusahaan, keberlanjutan bukan sekadar tentang pertumbuhan bisnis semata, melainkan bagaimana pertumbuhan tersebut mampu memberikan dampak positif dan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.
“Bagi Astra Motor, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai bagaimana sebuah perusahaan dapat terus tumbuh, tetapi juga bagaimana pertumbuhan tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya,” ujar Robien Tony.

Program pemberdayaan ini diwujudkan melalui empat pilar Corporate Social Responsibility (CSR) Astra Motor, yang mencakup:
- AM Health (Kesehatan): Pelatihan kader posyandu serta penyerahan sumbangan makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan balita.
- AM Growth (Kewirausahaan): Melanjutkan dan memperluas pembinaan UMKM lokal—setelah tahun sebelumnya sukses mendukung pengembangan produk Madu Trigona.
- AM Smart (Pendidikan): Dukungan infrastruktur berupa pembangunan tembok keliling untuk keamanan sekolah TK/PAUD Rinjani, serta bantuan meja dan kursi guna menunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar. Selain itu, dihadirkan pula fasilitas edukasi Safety Riding for Kids untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.
- AM Greeners (Lingkungan): Solusi darurat krisis air bersih dan sanitasi melalui pembuatan pipa sanitasi serta fasilitas biopori guna menjaga kesuburan tanah dan penyerapan air secara optimal.

Kolaborasi Jangka Panjang Bersama Masyarakat
Sementara itu, Kepala Cabang Astra Motor NTB, Suryanto Wirawan, menambahkan bahwa pendekatan pemberdayaan ini dirancang secara relevan dengan melihat potensi serta kebutuhan riil masyarakat setempat.
“Kami tentunya berharap berbagai fasilitas dan program yang telah diberikan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Desa Bengkaung. Kami ingin tumbuh dan maju bersama masyarakat Desa Bengkaung,” tutup Suryanto.
Melalui momentum HUT ke-56 ini, Astra Motor berharap jalinan kolaborasi dan komunikasi yang baik—yang direncanakan berjalan berkesinambungan hingga tahun 2031—dapat terus dijaga demi mewujudkan masyarakat Desa Bengkaung yang semakin mandiri, makmur, dan sejahtera. (r/fan)






