Praya (Ekbis NTB)— Warga Dusun Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mulai berbenah setelah kebakaran melanda kawasan permukiman adat tersebut pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.
Kebakaran yang melalap sejumlah bangunan dengan ciri khas rumah adat Sasak itu meninggalkan puing dan duka bagi warga. Di tengah proses pemulihan, kebutuhan dasar seperti perlengkapan memasak dan kebersihan menjadi salah satu hal yang harus segera dipenuhi.
Kondisi tersebut mendorong Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal (IT) Ampenan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Pada Sabtu (29/8/2026), tim Pertamina Peduli mendatangi langsung Desa Adat Sade untuk menyerahkan bantuan kebutuhan darurat pascakebakaran.
Bantuan yang diberikan antara lain tabung LPG Bright Gas beserta kompor gas, peralatan memasak, peralatan makan, serta perlengkapan mandi. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu warga kembali menjalankan aktivitas sehari-hari selama proses pemulihan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang tengah menghadapi masa sulit.
“Desa Adat Sade bukan sekadar pemukiman, melainkan simpul kebudayaan dan kebanggaan bangsa yang amat berharga. Musibah ini adalah duka kita bersama,” kata Ahad.
Menurut dia, bantuan tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama akses memasak yang aman dan higienis serta perlengkapan sanitasi.
Penyerahan bantuan diterima langsung oleh Kepala Dusun Sade, Nurcite, yang mewakili warga terdampak.
Nurcite menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pertamina. Menurutnya, perlengkapan memasak dan kebutuhan rumah tangga tersebut menjadi bantuan yang dibutuhkan warga dalam kondisi pascakebakaran.
“Kami atas nama warga Dusun Sade mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan perhatian dari Pertamina Patra Niaga dan IT Ampenan,” ujar Nurcite.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu warga melewati masa pemulihan sekaligus mendorong masyarakat untuk kembali menata kehidupan di Dusun Adat Sade.
Bagi warga Sade, pemulihan tidak hanya berarti memperbaiki bangunan yang terdampak kebakaran. Aktivitas sehari-hari dan kehidupan masyarakat juga perlahan harus kembali berjalan.
Di tengah proses tersebut, bantuan kebutuhan dasar menjadi bagian penting agar warga dapat segera kembali memasak, beraktivitas, dan menjalani kehidupan di lingkungan adat yang selama ini menjadi bagian dari identitas masyarakat Sasak.
Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus menjalankan peran sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat, termasuk dalam situasi tanggap bencana dan pemulihan pascabencana.
Bantuan kepada warga Dusun Adat Sade diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan setelah kebakaran.(bul)






