Sumbawa Besar (ekbisntb.com) – Dinas Kelautan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa, mengaku optimis enam lokasi pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dapat terealisasi. Proses pengajuannya masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
“Hasil survei topografi kemarin di enam lokasi itu sudah 90 persen masuk daftar pembangunan di tahun 2026. Kami tinggal menunggu penetapan dari KKP saja untuk pembangunan nantinya,” kata Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat kepada Suara NTB pekan kemarin.
Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah meminta rincian anggaran biaya (RAB) untuk menyesuaikan dalam perencanaan pembangunan. Hanya saja sampai saat ini kata dia, pemerintah daerah masih menunggu kepastian melalui surat penetapan untuk pembangunannya.
“Memang sudah ada yang minta RAB ke kita, tetapi kami masih menunggu kepastian dari KKP untuk pembangunan KNMP tersebut. Dua lokasi lainnya juga akan kita usulkan kembali nanti,” jelasnya.
Ia menambahkan, tim teknis KKP yang melakukan pengecekan lapangan tersebut, melakukan pengambilan gambar topografi. Hal itu dilakukan dalam rangka penyusunan dokumen perencanaan Detail Engeneering Desain (DED).
Sementara, terkait dua desa lainnya yang telah diusulkan diharapkan bisa terealisasi pada tahap berikutnya. Program KNMP dalam pelaksanaannya menggunakan sistem tahun jamaq, sehingga pihaknya cukup optimis program ini berlanjut.






