Bima (ekbisntb.com) – Sebanyak 558 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Bima dipastikan siap diberangkatkan pada musim haji tahun 2026. Sementara itu, 13 jemaah tercatat menunda keberangkatan karena berbagai alasan, mulai dari faktor kesehatan hingga menunggu mahram.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima, H. Ikhwan Zulkifli mengatakan,sejumlah 558 calon jemaah haji akan diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah dan Madinah. Akan tetapi, jumlah jemaah yang berangkat mengalami perubahan, karena mengundurkan diri maupun menunda keberangkatan.
“Jumlahnya seluruhnya berubah-ubah ya. Karena ada yang mengundurkan diri juga, ada yang menunda sehingga sekarang jumlahnya 558 orang,” ungkapnya, Selasa (21/4).
Ia menyebutkan, 13 jemaah yang tidak berangkat tahun ini memiliki alasan yang beragam. Sebagian diantaranya karena kondisi kesehatan, meninggal dunia, serta memilih menunggu keberangkatan bersama mahram.
Menurutnya, seluruh CJH asal Kabupaten Bima yang akan berangkat telah melalui tahapan persiapan sesuai ketentuan penyelenggaraan ibadah haji. Proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian kelompok terbang (kloter) telah ditetapkan panitia penyelenggara haji.
Ia memastikan jemaah asal Kabupaten Bima akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang. Pembagian kloter tersebut telah disesuaikan dengan jadwal nasional pemberangkatan jemaah haji.
“Jemaah haji asal Kabupaten Bima sudah siap berangkat, melalui tiga kloter, kloter 4, kloter 11 dan kloter 14,” tuturnya.
Keberangkatan jemaah dari Kabupaten Bima menuju Asrama Haji di Mataram dijadwalkan dimulai pada 23 April 2026. Selanjutnya, jemaah akan diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai jadwal masing-masing kloter.
Untuk kloter 4 atau kloter utuh dijadwalkan berangkat pada Sabtu, (25/4). Kloter ini menjadi rombongan pertama dari Kabupaten Bima yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Sementara itu, kloter 11 dijadwalkan berangkat pada Selasa, (5/5). Kloter ini merupakan gabungan jemaah dari Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu.
Adapun kloter 14 dijadwalkan berangkat pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kloter ini terdiri dari jemaah asal Kabupaten Sumbawa dan sebagian jemaah dari Kabupaten Bima.
Pihak Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima, memastikan seluruh kesiapan teknis jemaah terus dipantau hingga hari keberangkatan. Jemaah juga diimbau menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan, agar dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. (hir)






