26.5 C
Mataram
BerandaBerandaBendung Meninting Dongkrak Ketahanan Air dan Pangan hingga Energi di Pulau Lombok

Bendung Meninting Dongkrak Ketahanan Air dan Pangan hingga Energi di Pulau Lombok

Lombok Barat (ekbisntb.com)- Pembangunan Bendungan Meninting yang berada di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, dan Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, telah selesai dilakukan dan sudah dimanfaatkan
Meski belum diresmikan, bendungan ini telah terisi penuh dan menjadi instrumen vital penguatan ketahanan air, ketahanan pangan dan ketahanan energi di Pulau Lombok.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendung Meninting, Lalu Asgar ST. MT., menegaskan bahwa fungsi strategis bendungan mencakup pemenuhan air baku, peningkatan produksi pertanian melalui layanan irigasi, mitigasi banjir, hingga pengembangan energi bersih.
Menurut Lalu Asgar, Bendungan Meninting dapat menyediakan suplai air baku sebesar 150 liter/detik untuk kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan air baku kini memasuki masa penyiapan skema operasional, termasuk pembangunan instalasi pengolahan air (WTP). Akses pengambilan air sudah terbuka, menunggu finalisasi pengelolaan teknis bersama instansi terkait.
“Air baku ini juga bisa dimanfaatkan oleh PDAM untuk didistribusikan ke masyarakat,” ujarnya.
Selain pemenuhan kebutuhan saat ini, kata Lalu. Asgar, desain bendungan memastikan proyeksi kebutuhan air domestik hingga tahun 2030 dapat terpenuhi melalui sistem pemanfaatan terpadu.
Bendungan Meninting juga memberikan kemampuan pengendalian banjir secara signifikan. Potensi luasan terdampak banjir diproyeksi dapat berkurang sekitar 59 hektare atau 37,11 persen, terutama di Kabupaten Lombok Barat dan sejumlah kecamatan sekitarnya.
“Sebelum di bangun bendungan ini, potensi banjir di bagian hilir Sungai meninting kabupaten Lombok Barat ini cukup besar. Karena aliran air dari gunung hulu Sungai meninting ini mengalir deras saat terjadi hujan lebat. Setelah adanya bendungan ini, air itu menjadi tertahan dan dapat dikendalikan,” katanya.
Lalu Asgar tambah menyampaikan, Bendungan Meninting ini juga memberikan layanan irigasi luas melalui jaringan primer dan sekunder, membantu peningkatan indeks pertanaman (IP) petani.
Total layanan irigasi mencapai 1.559 ha.yang berada di hilir bendungan seluas 494 ha. dan akan mensubstitusi air irigasi Bendung sesaot yang luas layanannya 1.065ha. Sementara air bendung sesaot di alirkan ke saluran HLD -Jangkok – Babak yang mengairi areal seluas 99.680 Ha lahan pertanian bagian Selatan wilayah pulau Lombok .
“Peningkatan IP rata-rata mencapai 166–300 persen, bergantung karakter wilayah. Dengan keandalan suplai air ini, bendungan menjadi tulang punggung ketahanan pangan di wilayah Lombok Barat,” tambahnya.
Yang tak kalah penting adalah, Bendungan Meninting menunjang agenda transisi energi bersih. Fasilitas bendungan dirancang untuk mendukung dua sumber pembangkit Listrik tenaga surya apung sebesar 9,23 Megawatt dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro sebesar 0,8 megawatt.
“Bendungan Meninting tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan dan ketahanan air, tetapi juga mendorong ketahanan energi melalui pemanfaatan energi terbarukan seperti PLTMH dan PLTS apung yang dapat dikembangkan bersama sektor terkait. Investor yang bergerak dibidang energi kelistrikan bisa memanfaatkan potensi ini juga,” jelas Lalu Asgar.
Peluang investasi akan dikembangkan melalui koordinasi Kementerian PUPR dan Kementerian ESDM. Saat ini, sejumlah model pemanfaatan pembangkit berbasis bendungan telah diadopsi di wilayah lain seperti Bendungan Pandanduri di kabupaten Lombok Timur.
Lalu Asgar menegaskan, Bendungan Meninting menjadi bagian dari pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo–Gibran, khususnya dalam penguatan sektor ketahanan air, ketahanan Pangan, dan ketahanan energi menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Bendungan Meninting memastikan pasokan air baku untuk masyarakat, meningkatkan produksi pertanian lewat irigasi modern, mengurangi risiko banjir, hingga menyediakan fasilitas energi terbarukan. Ini langkah nyata mendorong kesejahteraan masyarakat Lombok Barat,” tegasnya.(bul)

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut