spot_img
26.5 C
Mataram
BerandaNTBBimaPemkab Bima Kembangkan Kemiri untuk Dorong Ekspor dan Selamatkan Lingkungan

Pemkab Bima Kembangkan Kemiri untuk Dorong Ekspor dan Selamatkan Lingkungan

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen menghidupkan kembali sentra produksi kemiri untuk mendorong ekspor dan menyelamatkan lingkungan.  Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Jubaidy, menyatakan kemiri memiliki nilai ekonomi lebih tinggi daripada jagung, komoditas yang saat ini mendominasi lahan pertanian.

“Dahulu, kemiri merupakan komoditas andalan Bima, terutama di dataran tinggi. Namun, karena kendala pemasaran, banyak pohon kemiri ditebang dan diganti dengan jagung,” ungkap Irfan saat pelepasan ekspor kemiri di Kantor Bank Indonesia NTB.

- Iklan -

Kini, peluang ekspor kemiri terbuka lebar.  Sebuah perusahaan eksportir membutuhkan 300 ton kemiri per bulan untuk pasar luar negeri.  “Pasar sudah jelas.  Menanam kemiri sangat menjanjikan secara ekonomi,” tegas Irfan.

Pemkab Bima telah menetapkan lima kawasan strategis untuk pengembangan kemiri, terutama di dataran tinggi seperti Kecamatan Parado, Lambu, dan Donggo.  Irfan menambahkan, “Jika petani melihat keuntungan, mereka akan berbondong-bondong menanam. Kemiri cukup ditanam sekali dan dapat dipanen hingga puluhan tahun tanpa biaya produksi tahunan seperti jagung.”

Program ini diharapkan meningkatkan pendapatan petani dan mengatasi kerusakan hutan akibat alih fungsi lahan.  “Mengembangkan kemiri adalah solusi multiguna: meningkatkan ekspor, mengangkat ekonomi petani, dan menyelamatkan lingkungan,” pungkas Irfan.

Pemkab Bima, didukung Bank Indonesia, tengah melakukan sosialisasi dan pemetaan lahan untuk mendorong penanaman kemiri. (bul)

Artikel Yang Relevan

Iklan












Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut