spot_img
26.5 C
Mataram
BerandaPariwisataPerkuat Fungsi Linmas Untuk Menjamin Keamanan dan Kenyamanan Daerah Wisata

Perkuat Fungsi Linmas Untuk Menjamin Keamanan dan Kenyamanan Daerah Wisata

Lombok (ekbisntb.com) – Nusa Tenggara Barat terus berbenah sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Indonesia. Tidak hanya menghadirkan keindahan alam dan budaya, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya jaminan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si, menegaskan bahwa keamanan menjadi faktor kunci dalam menjaga citra pariwisata daerah. Peningkatan kasus kriminalitas, seperti pembunuhan atau tindak kejahatan jalanan tidak boleh terjadi, karena dapat mengurangi rasa aman dan berpotensi mengganggu kunjungan wisatawan.

- Iklan -

“NTB sebagai destinasi wisata harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman. Jangan sampai ada kasus-kasus kriminal yang meningkat, karena itu akan berdampak langsung pada kepercayaan wisatawan,” ujar Gani di ruang kerjanya, Kamis, 28 Agustus 2025.

Perkuat Fungsi Linmas di Tingkat Desa dan Kelurahan

Untuk menjaga kondusivitas, Satpol PP NTB kini mendorong peningkatan fungsi Perlindungan Masyarakat (Linmas). Menurut Gani, keberadaan Linmas yang menyebar di desa dan kelurahan merupakan garda terdepan dalam deteksi dini potensi gangguan keamanan.

“Kita sedang perkuat fungsi Linmas. Mereka ini yang paling dekat dengan masyarakat. Pos ronda kita aktifkan kembali, patroli ditingkatkan, dan koordinasi dengan kabupaten/kota terus berjalan. Semua ini bagian dari antisipasi agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Selain Linmas, Pol PP NTB juga menggandeng aparat desa, tokoh masyarakat, hingga kelompok sadar wisata untuk ikut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan aman. Keterlibatan masyarakat dianggap penting agar pencegahan kriminalitas tidak hanya bergantung pada aparat.

Antisipasi Daerah Rawan dan Tindak Kriminalitas

Fathul Gani tidak menutup mata terhadap sejumlah kasus kejahatan yang sempat menimbulkan keresahan, yaitu dugaan kasus pembegalan yang berujung korban kepada pemuda pemudi di Lombok Utara.

“Kasus yang muncul seperti dugaan tindak kriminal begal. Itu menjadi atensi kita bersama aparat keamanan lain. Kita tidak ingin hal-hal seperti ini mengganggu kenyamanan wisatawan maupun warga,” katanya.

Pol PP NTB juga memperkuat koordinasi dengan kepolisian untuk memastikan penanganan hukum berjalan efektif. Dengan begitu, potensi kejahatan bisa ditekan sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku.

Keamanan, Faktor Penentu Pariwisata NTB

Menurut Mantan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB ini, keberhasilan NTB sebagai destinasi wisata dunia tidak cukup hanya dengan mengandalkan keindahan alam seperti Gunung Rinjani, Mandalika, Gili Trawangan, atau Pantai Pink. Keamanan adalah syarat mutlak yang tidak bisa diabaikan.

“Wisatawan itu bukan hanya mencari panorama, tapi juga rasa aman. Kalau mereka merasa nyaman, maka mereka akan kembali dan merekomendasikan NTB kepada dunia. Jadi, keamanan adalah investasi besar bagi pariwisata kita,” jelasnya.

Dorong Sinergi Lintas Sektor

Kasat Pol PP NTB juga mengajak semua pihak untuk berkolaborasi menjaga stabilitas daerah. Ia menekankan, keberhasilan menjaga NTB sebagai destinasi wisata aman bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga masyarakat.

“Kalau keamanan ini dijaga bersama, manfaatnya akan kembali ke masyarakat. Ekonomi tumbuh, usaha kecil hidup, dan lapangan kerja terbuka. Karena itu, kita berharap masyarakat aktif melapor jika ada potensi gangguan keamanan,” tutupnya.(bul)

Artikel Yang Relevan

Iklan











Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut