Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim), menyambut kunjungan kerja Pemkab Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Bupati Muratara, H. Devi Suhartoni, ini bertujuan membangun sinergi strategis dalam sektor pertanian dan peternakan untuk memperkuat ketahanan pangan kedua daerah.

Rombongan dari Sumatera Selatan tersebut diterima dengan hangat oleh Wakil Bupati Lotim, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, beserta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rupatama 1 Kantor Bupati Lotim.
Wabup Edwin menyampaikan apresiasi dan kesiapan penuh Lotim untuk berkolaborasi. Ia memaparkan potensi dan kondisi demografis Lotim yang memiliki populasi lebih dari 1,4 juta jiwa, tersebar di 21 kecamatan, 239 desa, dan 15 kelurahan.
Kabupaten Lotim mencatatkan pertumbuhan ekonomi sekitar 4,2 persen. Sebuah angka yang cukup tinggi dan wujud stabilitas ekonomi daerah. Ia juga menyebutkan komitmen Pemkab dalam layanan kesehatan, dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 38 miliar untuk mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) bagi 185 ribu penerima BPJS, didukung oleh 35 puskesmas dan 4 rumah sakit daerah.
Bupati Muratara, Devi Suhartoni, memperkenalkan daerahnya sebagai kabupaten termuda ke-17 di Sumatera Selatan yang kaya akan sumber daya alam.
Muratara memiliki tujuh kecamatan dengan penghasilan utama dari perkebunan sawit, tambang batu bara, emas, dan minyak. Namun, katanya Muratara ingin mengembangkan sektor pertanian.
Bupati Devi menyatakan bahwa kunjungannya berfokus pada pembelajaran pengelolaan komoditas unggulan Lotim, seperti padi, jagung, dan tembakau. Hal ini ditujukan untuk mengatasi permasalahan kekurangan beras yang terjadi di Muratara.
Selain pertanian, ia juga mengungkapkan potensi peternakan kerbau di Muratara yang belum tergarap optimal. “Kami berharap diskusi dengan Pemkab Lombok Timur dapat membuka solusi untuk meningkatkan nilai jual ternak kerbau kami,” demikian harapnya.(rus)