HomeBERANDABank NTB Syariah Perkuat Likuiditas Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Rumah melalui...

Bank NTB Syariah Perkuat Likuiditas Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Rumah melalui ISEF 2026


Jakarta (Suara NTB) — Bank NTB Syariah memperkuat komitmennya dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional melalui partisipasi dalam dua agenda strategis pada rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, yakni kerja sama Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA) dan kerja sama pembiayaan syariah untuk porsi 25 persen Pembiayaan Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (PPR FLPP) Tahun 2026 bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).

Kedua kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangkaian Business Deals Ceremony yang diinisiasi oleh Bank Indonesia di Jakarta. Partisipasi ini menjadi bagian dari langkah Bank NTB Syariah untuk memperkuat pengelolaan likuiditas perbankan sekaligus memperluas kontribusi dalam pembiayaan sektor produktif dan kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam agenda kerja sama SiPA, Bank NTB Syariah menjadi bagian dari kolaborasi bersama sejumlah bank syariah, termasuk Bank CIMB Niaga Syariah dan BCA Syariah. SiPA merupakan instrumen Pasar Uang Antarbank Berdasarkan Prinsip Syariah (PUAS) yang digunakan untuk mengelola dan mengoptimalkan likuiditas perbankan berdasarkan prinsip syariah.

- Advertisement -

Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, mengatakan partisipasi dalam kerja sama SiPA merupakan salah satu langkah untuk memperkuat pengelolaan likuiditas dan mendukung pengembangan infrastruktur pasar uang syariah.

“Partisipasi Bank NTB Syariah dalam kerja sama SiPA merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pengelolaan likuiditas secara optimal sekaligus mendukung pengembangan pasar uang syariah. Kami memandang sinergi antarlembaga keuangan sebagai elemen penting dalam membangun industri perbankan syariah yang semakin kuat, efisien, dan berdaya saing,” ujar Adhi.

Selain kerja sama SiPA, Bank NTB Syariah juga bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) terkait pembiayaan syariah untuk porsi 25 persen PPR FLPP Tahun 2026. Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi kedua institusi dalam mendukung penyediaan pembiayaan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program perumahan bersubsidi.

Melalui kerja sama tersebut, Bank NTB Syariah terus memperkuat perannya dalam memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perumahan.

“Bagi Bank NTB Syariah, penguatan ekosistem keuangan syariah tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan likuiditas dan pengembangan instrumen keuangan, tetapi juga bagaimana pembiayaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kerja sama pembiayaan perumahan bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menjadi salah satu wujud komitmen kami untuk mendukung perluasan akses kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau,” tambahnya.

Menurut Adhi, sinergi antara lembaga keuangan syariah dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk memperkuat kapasitas industri sekaligus memperluas manfaat layanan keuangan syariah. Melalui kolaborasi tersebut, Bank NTB Syariah berharap dapat terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan serta menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Business Deals Ceremony merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.(bul)

Artikel Yang Relevan

IKLAN








Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut