26.5 C
Mataram
BerandaEkonomiKick Off SERAMBI 2026: BI Proyeksikan Kebutuhan Uang di NTB Naik 27,48...

Kick Off SERAMBI 2026: BI Proyeksikan Kebutuhan Uang di NTB Naik 27,48 Persen

Lombok (ekbisntb.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi memulai rangkaian kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 1447 H tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan uang tunai yang berkualitas bagi masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kepala Perwakilan BI NTB, Hario Kartiko Pamungkas, mengungkapkan bahwa proyeksi kebutuhan uang Rupiah di wilayah NTB tahun ini mencapai Rp3,07 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 27,48% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk memastikan pemenuhan kebutuhan tersebut, saat ini KPwBI Prov. NTB telah menyiapkan uang Rupiah sebesar Rp3,3 triliun,” ujar Hario dalam acara kick off di Mataram, Kamis (19/2/2026).

Kick Off SERAMBI 2026: BI Proyeksikan Kebutuhan Uang di NTB Naik 27,48 Persen
Kick Off SERAMBI 2026: BI Proyeksikan Kebutuhan Uang di NTB Naik 27,48 Persen

Faktor Pemicu Kenaikan

Beberapa alasan utama di balik melonjaknya permintaan uang tunai di NTB antara lain:

  • Pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI, POLRI, serta sektor swasta.
  • Pencairan bantuan sosial (bansos).
  • Peningkatan aktivitas ekonomi akibat mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan selama libur panjang.

Lokasi dan Jadwal Penukaran

Masyarakat dapat mengakses layanan penukaran uang di 85 titik jaringan kantor bank di seluruh pelosok NTB pada tanggal 27 Februari 2026 dan 12 Maret 2026.

Selain itu, BI juga menyediakan layanan khusus:

  • Layanan Kas Keliling: Menjangkau wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil) yang jauh dari akses perbankan.
  • Penukaran Terpadu: Dipusatkan di Halaman Parkir Islamic Center Mataram pada 9-12 Maret 2026.

Pendaftaran Online via PINTAR

Untuk menjaga ketertiban, masyarakat diimbau melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi https://pintar.bi.go.id. Pendaftaran dibagi dalam dua termin:

  1. Termin 1: 14 – 27 Februari 2026.
  2. Termin 2: 2 – 12 Maret 2026.

Plh. Sekda Provinsi NTB, Lalu M. Faozal, mengapresiasi kolaborasi ini dan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. “Kami mengimbau masyarakat untuk bijak berbelanja dan menghindari penukaran uang di tempat ilegal guna menghindari risiko uang palsu,” tegasnya. (r)

Artikel Yang Relevan

IKLAN



Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut