HomeBERANDAPemkab Sumbawa Usulkan 13 Titik Pembangunan KNMP

Pemkab Sumbawa Usulkan 13 Titik Pembangunan KNMP


Sumbawa Besar (Ekbis NTB)- Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa kembali mengusulkan sebanyak 13 titik untuk dijadikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di tahun 2027 ke Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
“Proposal usulannya sudah kita siapkan untuk kita sampaikan ke kementerian termasuk tim survey,sehingga apa yang kita usulkan tersebut bisa direalisasikan,” kata Kadislutkan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat pekan kemarin.
Sejumlah 13 desa yang diusulkan yakni, Desa Sukamulya dan Jaya Makmur di Kecamatan Labangka, Labuhan Pidang dan Bontong di Kecamatan Tarano. Bajo Medang dan Karang Dima di Kecamatan Labuhan Badas. Desa Labuhan Ijuk, Kecamatan Moyo Hilir, dan Desa Emang Lestari Kecamatan Lunyuk.
Sementara, Desa Labuhan Bajo dan Pukat di Kecamatan Utan, Labuhan Kuris di Kecamatan Lape. Desa Bugis Medang di Kecamatan Labuhan Badas dan Desa Kukin Kecamatan Moyo Utara. Sementara, KNMP tahap 1 di Pulau Bungin sudah operasional, tahap 2 Labuhan Sangoro sudah selesai pembangunan dan masih dalam tahapan pemeliharaan.
“Kalau untuk tahap 3 di 6 desa saat ini sedang pembangunan yaitu Desa Labuhan Mapin, Desa Labuhan Alas, Desa Pulau Kaung, Desa Labuhan Burung, Desa Teluk Santong dan Desa Labuhan Jambu,” ucapnya.
Ia menjelaskan, Sumbawa memiliki 66 desa pesisir yang memiliki garis pantai. Bahkan 41 desa diantaranya merupakan desa nelayan atau mata pencarian penduduknya melakukan penangkapan ikan,sehingga keberadaan KNMP di masing-masing desa sangat diharapkan pemerintah.
Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pengusulan 13 titik KNMP demi kelancaran pelaksanaan pembangunan. Masyarakat sebagai penerima manfaat juga diharapkan bisa mendukung program tersebut,sehingga akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat.
“Kuota sebenarnya di tahap 4 tahun 2027 hanya 4 titik saja, namun karena besarnya permintaan dari aspirasi masyarakat, kita ikhtiarkan untuk mengusulkan 13 titik,” ujarnya.
Sejumlah fasilitas penunjang KNMP juga akan dibangun termasuk sarana dan alat penangkapan ikan. KNMP nantinya akan dikelola oleh koperasi yang sudah terbentuk di masing-masing desa sebagai upaya menumbuhkan ekonomi baru.
“Fasilitas yang sudah dibangun pemerintah kami berharap nantinya bisa dijaga dan dirawat sehingga bisa asas manfaat bisa dirasakan dalam rentan waktu yang lama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir,” harapnya. (ils)

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut