spot_img
26.5 C
Mataram
BerandaEkonomiBank Dinar Ekspansi Biayai UMKM Sektor Pariwisata

Bank Dinar Ekspansi Biayai UMKM Sektor Pariwisata

Mataram (ekbisntb.com) – Bank Perekonomian Syariah (BPR) Syariah Dinar Ashri atau Bank Dinar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Provinsi NTB. Salah satunya dilakukan dengan ekspansi pembiayaan ke sektor unggulan daerah, yaitu sektor pariwisata.

Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen mengatakan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor rill yang harus mendapat dukungan permodalan. Apalagi UMKM juga terbukti tetap survive ketika Indonesia dilanda pandemi COVID – 19.

“Orientasi pembiayaan kami banyak ke UMKM, mereka kita bantu perkuat kapasitasnya agar mereka bisa tetap survive,” Katanya, Jum’at 5 Juli 2024.

Menurut Mustaen, pembiayaan pada UMKM ini juga termasuk di dalamnya sektor pendukung pariwisata, dimana Bank Dinar juga ikut serta dalam membantu pembiayaan untuk pengelola home stay mengembangkan usahanya.

Bank Dinar menyediakan pembiayaan pembangunan maupun rehab home stay hingga ratusan juta. Sejumlah daerah menjadi sasaran program ini, seperti di Kuta Lombok Tengah, Tete Batu Lombok Timur, Sembalun Lombok Timur dan Senaru di Lombok Utara.

Selain itu, UMKM pada sektor pariwisata dibidang kuliner juga didukung pembiayaannya.

“Untuk UMKM yang ada di sektor pariwisata kita sasarannya mereka yang berusaha kuliner, ini paling banyak dicari. Penduduk setempat kami dukung dibiayai, agar potensi pariwisata di daerahnya tidak hanya nikmati orang luar dan kita hanya jadi penonton,” Kata Mustaen.

Dia menyebutkan, total pembiayaan yang disalurkan pada semester I 2024 sebesar Rp464 miliar dengan posisi pembiayaan per Juni 2024 sebesar Rp1,076 triliun. Bank Dinar juga membukukan Non Performing Financing (NPF) cukup kecil, yakni 0,93 persen.

Diharapkan, dukungan Bank Dinar ini semangat bank dinar ini akan berkontribusi terhadap upaya daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di luar tambang. Selian itu, pembiayaan padak sektor rill juga akan secara perlahan tapi pasti dapat membantu daerah dalam menekan angka kemiskinan.(bul)

Artikel Yang Relevan

Iklan





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut