spot_img
26.5 C
Mataram
BerandaBisnisUMKM Nikmati Berkah MXGP Lombok di Sirkuit Selaparang

UMKM Nikmati Berkah MXGP Lombok di Sirkuit Selaparang

Mataram (ekbisntb.com) – Sejumlah pelaku UMKM di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ikut memeriahkan perhelatan MXGP seri ke-11 di Sirkuit Eks Bandara Selaparang, Kota Mataram digelar 29 sampai 30 Juni 2024 mengaku senang dan menikmati berkah dari ajang balapan motorcross paling bergengsi di dunia itu.

Salah satu dari pelaku UMKM asal Selong, Kabupaten Lombok Timur, Rosa menjual aneka makanan dan cemilan mulai dari ricebowl, pisang goreng, dan jasuke.

“Alhamdulillah, rame di hari kedua ini, kami akan ikut full 9 hari sampai minggu depan pada seri ke-12 nanti,” ujarnya, di Mataram, Sabtu 29 Juni 2024.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah telah melibatkan para pelaku UMKM, sehingga menjadi kesempatan untuk mengenalkan produk andalan UMKM NTB.

Berbagai macam makanan khas NTB disajikan oleh pelaku UMKM, di antaranya rice bowl, keripik pisang, jagung susu keju (jasuke), serta aneka makanan dan minuman kopi robusta lainnya yang memanjakan para pengunjung.

Selain itu, ada Linsih asal Masbagek, Lombok Timur yang menjual berbagai olahan tas hasil dari daur ulang sampah, yang harganya cukup terjangkau dan cocok menjadi oleh-oleh.

Ia menyampaikan terima kasih pula kepada pemerintah, melibatkan pelaku UMKM secara gratis yang penting siap bawa produk masing-masing.

“Kami ikut full sampai seri ke-12 pekan depan,” katanya lagi.

Pemerintah Kota Mataram menargetkan omzet pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) selama kegiatan Motocross Grand Prix (MXGP) yang berlangsung di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram, 29 Juni-7 Juli 2024 mencapai Rp500 juta.

Kepala Bidang UKM Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Mataram Mamluatul Chair, di Mataram mengatakan, kegiatan MXGP 2024 di bekas Bandara Selaparang tahun ini berlangsung dua seri, sehingga UMKM memiliki kesempatan berjualan sekitar sembilan hari.

“Karena itu, kami targetkan omzet pelaku UMKM bisa tembus Rp500 juta,” katanya pula.

Target tersebut ditetapkan berdasarkan pengalaman pelaksanaan MXGP tahun 2023 yang hanya berlangsung tiga hari, namun pelaku UMKM bisa meraup omzet hampir Rp200 juta.

“Harapan kami MXGP 2024, pelaku UMKM bisa mendapatkan omzet lebih besar lagi serta bisa mempromosikan berbagai produk lokal,” katanya.(Ant)

Artikel Yang Relevan

Iklan





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut