HomeBERANDAMotoGP Berdampak terhadap Pergerakan Ekonomi Nasional

MotoGP Berdampak terhadap Pergerakan Ekonomi Nasional

Praya (EKBIS NTB) -Gelaran MotoGP Mandalika 2026 sukses memberi dampak besar terhadap pergerakan ekonomi nasional. Hasil riset yang dilakukan Lembaga Teknik dan Manajemen Industri (LETMI) – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebutkan perhelatan MotoGP Mandalika 2026 mampu memberi dampak ekonomi dengan nilai menembus angka Rp5,2 triliun. Angka tersebut naik sekitar 4,8 persen jika dibandingkan dengan perhelatan MotoGP Mandalika 2025 lalu.


Riset sendiri dilakukan LETMI-ITB sepekan sebelum hingga gelaran MotoGP Mandalika tuntas. Riset ini menggunakan pendekatan input-output berbasis tabel Badan Pusat Statistik (BPS) serta pendekatan Keynesian untuk mengukur dampak pengganda ekonomi. Salah satu indikator yang dinilai yakni rata-rata belanja pengunjung atau wisatawan.


Pada gelaran MotoGP Mandalika tahun ini, rata-rata belanja wisatawan naik menjadi Rp8,56 juta per orang selama sepekan. Mencakup berbagai kebutuhan. Mulai dari kebutuhan akomodasi, makan minum hingga kebutuhan oleh-oleh.

- Advertisement -


Dengan jumlah penonton yang datang sebanyak 157.875 orang, secara akumulasi maka dampak ekonomi dari MotoGP Mandalika 2026 di angka Rp5,2 triliin. Naik dari MotoGP Mandalika 2025 diangkat Rp4,9 triliun.


“Capaian ini menunjukkan semakin besarnya peran ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dalam menggerakkan ekonomi pariwisata dan membuka peluang usaha bagi masyarakat,” sebut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Ahmad Fajar, dalam keterangya, Kamis (15/10).


Ia mengatakan, sesuai hasil riset yang dilakukan ITB tersebut menunjukkan kalau dampak MotoGP Mandalika sudah mulai terasa sebelum balapan berlangsung. Wisatawan domestik dan asing datang lebih awal, menginap, menikmati kuliner, menggunakan transportasi lokal, mengunjungi destinasi wisata dan membeli oleh-oleh. Aktivitas itulah yang memperluas manfaat ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika.


Dalam waktu dekat ini, BPS juga akan turut merilis data terkait dampak ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Yang nantinya akan menjadi pembanding independen dan sarana kontrol terhadap hasil kajian LETMI–ITB. Dengan memperhatikan kesesuaian cakupan, periode pengukuran serta metodologi yang digunakan.


Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Troy R. Warokka menambahkan, pertumbuhan jumlah penonton atau pengunjung sebagai capaian yang menggembirakan. Diikuti pula dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan dan kenyamanan pengunjung.

Itu semua menunjukkan antusiasme yang terus meningkat terhadap ajang MotoGP Mandalika. Dan, semua capaian tersebut bukanlah hasil kerja ITDC semata. Tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak.


Terkait akurasi data pengunjung tersebut, Troy menegaskan, jumlah pengunjung mengacu pada angka yang dikonfirmasi dan dirilis oleh Dorna Sport. Berdasarkan data terperinci dari pemindaian elektronik arus masuk pengunjung.

Pencatatan mencakup kegiatan utama serta side event pada sore dan malam hari sesuai cakupan penghitungan Dorna. “Kami meyakini keakuratan angka yang dipublikasikan,” tegas Troy. (kir)

Artikel Yang Relevan

IKLAN








Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut