HomeBlogKoperasi Merah Putih Mudahkan Petani Dapat Pupuk Subsidi

Koperasi Merah Putih Mudahkan Petani Dapat Pupuk Subsidi

Lumajang (ekbisntb.com)- Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memberikan kemudahan bagi petani dalam memperoleh pupuk bersubsidi yang disalurkan oleh Pupuk Indonesia. Lokasi penebusan yang lebih dekat membantu petani menghemat biaya dan waktu untuk memenuhi kebutuhan pupuk dalam kegiatan budidaya.

Manfaat tersebut dirasakan Hari Gusmawan dari Kelompok Tani Sri Rezeki, Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Ia mengaku terbantu karena proses penebusan pupuk bersubsidi menjadi lebih mudah, praktis, dan terjangkau.

“Kami sangat terbantu dengan keberadaan KDKMP karena penebusan pupuk bersubsidi menjadi lebih mudah dan dekat, sehingga biaya yang kami keluarkan juga lebih hemat. Prosesnya pun gampang, cukup membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk, Red) dan membayar sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), pupuk sudah bisa dibawa pulang,” ungkap Hari.

- Advertisement -

Menurutnya, kemudahan tersebut membantu petani memenuhi kebutuhan pupuk untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian. Dengan akses yang lebih dekat, petani dapat menghemat waktu dan biaya sehingga bisa lebih fokus mengelola lahan.

Manfaat serupa juga dirasakan Dani Septiadi dari Kelompok Tani Makmur, Desa Driyorejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ia menyampaikan bahwa penebusan pupuk bersubsidi di KDKMP di desanya telah sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah.

Dani juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas hadirnya KDKMP yang membantu petani mendapatkan pupuk bersubsidi. Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut memberikan kemudahan bagi petani dalam memperoleh pupuk untuk menunjang kegiatan pertanian.

Kehadiran KDKMP diharapkan dapat terus memperluas kemudahan akses pupuk bersubsidi bagi petani di berbagai daerah. Dengan penebusan yang lebih dekat dan harga sesuai ketentuan, program ini diharapkan turut mendukung kelancaran budidaya serta peningkatan produktivitas pertanian.

“Keberadaan KDKMP menjadi langkah nyata dalam mendekatkan layanan pupuk bersubsidi kepada petani. Kami berharap program ini terus berjalan dan berkembang karena kemudahan akses pupuk dengan harga sesuai HET sangat berarti bagi petani dalam menjaga biaya produksi, meningkatkan produktivitas, dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Dani.

Ketersediaan barang subsidi menjadi fokus utama KDKMP. Selain pupuk bersubsidi dari Pupuk Indonesia, masyarakat juga bisa mendapatkan beras SPHP, MinyaKita, dan LPG 3 kilogram. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pangan per 14 Oktober 2026, sebanyak 83.363 KDKMP telah berbadan hukum, 79.733 telah memiliki akun SIMKOPDES, dan 60.854 telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Dari sisi pembangunan fisik, sebanyak 28.240 titik telah selesai 100 persen, sementara 7.392 titik lainnya masih dalam proses pembangunan.(r)

Artikel Yang Relevan

IKLAN








Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut