HomeNASIONALKAMI Kompeten Indonesia: Mitra Strategis Kampus dalam Membangun SDM Kompeten dan Tata...

KAMI Kompeten Indonesia: Mitra Strategis Kampus dalam Membangun SDM Kompeten dan Tata Kelola Berbasis Risiko

Jakarta (ekbisntb.com) — Kompeten Akademi Muda Indonesia (KAMI Kompeten Indonesia) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada kebutuhan profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Skema Pengelolaan Manajemen Risiko (Certified Risk Associate/CRA) bagi pimpinan dan tenaga pendidik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara) Medan.

Kegiatan yang berlangsung secara hibrida pada 13–17 Oktober 2026 di Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat, ini diselenggarakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pasar Modal yang berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) RI. Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, serta memitigasi risiko sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.

Dalam pelaksanaan uji kompetensi, 11 peserta dari UIN Sumatera Utara direkomendasikan kompeten. Capaian ini menjadi salah satu wujud komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kompetensi profesional di lingkungan perguruan tinggi. Status rekomendasi kompeten merupakan hasil asesmen dan perlu dibedakan dari penerbitan sertifikat kompetensi.

- Advertisement -

Sebelas peserta tersebut berasal dari unsur pimpinan universitas, kepala biro, dekan, dan wakil dekan, yaitu Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., selaku Rektor UIN Sumatera Utara; Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.A., Wakil Rektor I; Dr. H. Ibnu Sa’dan, M.Pd., Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK); Prof. Dr. Syafruddin Syam, M.Ag., Dekan Fakultas Syariah; Prof. Dr. H. Mesiono, S.Ag., M.Pd., Dekan Fakultas Ilmu Sosial; Prof. Dr. Hj. Tien Rafida, M.Hum., Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah; Dr. Zulham, S.HI., M.Hum., Dekan Fakultas Sains dan Teknologi; Dr. Nursapia Harahap, M.A., Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat; Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam; Dr. Elfi Yanti Ritonga, M.A., Wakil Dekan II Fakultas Dakwah; serta Dr. Muhammad Nuh Siregar, S.Ag., M.A., Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin.

Program pelatihan menghadirkan narasumber Putri Ayu Erikusuma dan Zulfianto Arbi, S.E., M.M., yang membekali peserta dengan materi dan perspektif praktis mengenai pengelolaan manajemen risiko. Pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan dan asesmen kompetensi yang mengacu pada skema sertifikasi yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

Selain pembekalan materi, kegiatan sertifikasi ini juga melibatkan asesor dari LSP Pasar Modal, yaitu Ida Bagus Sutrista Adi Dharma dan Gillang Panjiwijaya. Keduanya bertugas melaksanakan asesmen kompetensi peserta sesuai dengan skema dan unit kompetensi yang dipersyaratkan dalam sertifikasi Pengelolaan Manajemen Risiko (CRA).

Pelaksanaan asesmen merupakan bagian penting dari proses sertifikasi profesi untuk menilai pemenuhan kompetensi peserta berdasarkan standar yang berlaku. Melalui proses tersebut, peserta dievaluasi berdasarkan pengetahuan, pemahaman, serta kemampuan yang relevan dengan penerapan prinsip-prinsip pengelolaan manajemen risiko.

Keterlibatan asesor dari LSP Pasar Modal memperkuat sinergi antara lembaga pelatihan, lembaga sertifikasi profesi, dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan SDM berbasis kompetensi. Kolaborasi ini juga menegaskan pentingnya proses asesmen yang terstruktur sebagai bagian dari upaya memastikan kompetensi peserta sesuai dengan persyaratan skema sertifikasi. Hasil pelaksanaan uji kompetensi menunjukkan bahwa seluruh 11 peserta direkomendasikan kompeten.

Direktur KAMI Kompeten Indonesia, Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi SDM merupakan investasi strategis bagi perguruan tinggi. Menurutnya, pemahaman manajemen risiko dibutuhkan agar organisasi mampu mengambil keputusan secara lebih terukur, mengantisipasi potensi hambatan, dan memperkuat tata kelola yang profesional.

“Perguruan tinggi tidak hanya membutuhkan SDM yang memiliki kualifikasi akademik, tetapi juga personel yang mampu menunjukkan kompetensi sesuai standar profesinya. Penguatan kompetensi manajemen risiko menjadi salah satu langkah penting untuk membangun tata kelola yang lebih terencana, adaptif, dan akuntabel,” demikian pernyataan yang disiapkan untuk mewakili pandangan KAMI Kompeten Indonesia.

Lebih lanjut, pengelolaan manajemen risiko di lingkungan perguruan tinggi perlu menjadi bagian dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program kerja. Para pemilik risiko di setiap unit diharapkan mampu mengenali potensi permasalahan sejak dini, menentukan prioritas penanganan, serta menyusun langkah mitigasi yang tepat untuk mendukung pencapaian tujuan institusi.

Bagi KAMI Kompeten Indonesia, kegiatan ini bukan sekadar pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem pengembangan SDM yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas akses terhadap pelatihan berbasis kompetensi serta mendorong budaya peningkatan profesionalisme di lingkungan akademik.

KAMI Kompeten Indonesia membuka peluang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan organisasi dalam penyelenggaraan pelatihan serta fasilitasi sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan dan skema yang relevan. Melalui pendekatan kolaboratif, setiap program diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi peserta sekaligus mendukung penguatan kapasitas kelembagaan.

Ke depan, KAMI Kompeten Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan tantangan organisasi. Langkah ini sejalan dengan semangat membangun SDM Indonesia yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi perubahan.(r)

Artikel Yang Relevan

IKLAN








Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut